Cara Mudah Memilih Kombinasi Warna Pada Desain Grafis

Tips Pilih Kombinasi Warna Desain Grafis Pasti Memuaskan

oleh | Feb 4, 2021 | Jasa Foto Produk | 0 Komentar

Desainpromosi.co.id – Membuat desain merupakan skill khusus yang perlu pelajari cukup lama. Jika anda hanya 1 atau 2 minggu saja untuk belajar tips kombinasi warna pada desain grafis tentu anda akan sangat lama untuk menguasai nya maka dari itu saat ini lebih banyak seseorang memilih menggunakan Jasa Desain Grafis dari pada harus belajar sendiri, karena cukup memakan waktu.

 

Jika anda seorang yang memiliki skill desain grafis haruslah mengetahui tentang kombinasi warna. bagaimana sih, caranya mengkombinasikan warna pada desain. Kombinasi warna penting banget sekali untuk desain grafis agar menghasilkan gambar yang tidak monoton dan menarik. Tapi, bagaimana cara mengkombinasikannya? Penasaran? Simak ulasan di bawah ini ya!

Klien kami & Testimoni

Klien yang telah bekerja sama dengan kami

Rekomendasi Jasa Desain Grafis Profesional

Nah, kita sudah share keenam tips mudah untuk mengkombinasikan warna pada desain grafis. Kemudian, anda mungkin tertarik untuk menggunakan Jasa Desain Grafis untuk berbagai kebutuhan promosi anda. Nah, rekomendasi Jasa Desain Grafis profesional yang wajib anda pilih adalah Desainpromosi.co.id. Yup! Kami adalah perusahaan legal yang sudah berpengalaman lebih dari 7 tahun. Bidang usaha kami adalah pembuatan berbagai konten digital, digital marketing dan pembuatan website.

6 Cara Mudah Kombinasi Warna Pada Desain

Seperti yang kita ketahui, para desainer grafis biasa mengkomunikasikan pesan dan tujuan melalui warna. Jelas, penggunaan warna juga akan selaras dengan nuansa yang sedang ingin anda sampaikan. Namun pada prakteknya, kombinasi warna yang salah justru akan membuat tampilan warna tidak menarik. Bahkan, ada beberapa kombinasi yang justru memperburuk tampilan.

Dibawah ini, desainpromosi akan membagikan 6 cara mudah untuk mengkombinasikan warna yang cocok untuk desain grafis. Seperti apa? Simak ulasan di bawah ini ya!

1. Pelajari Diagram Warna

Langkah pertama yang harus anda lakukan adalah dengan mempelajari diagram warna. Fyi, kita mempunyai 3 warna primer, yakni biru, merah dan kuning. Kombinasi ketiganya akan menghasilkan warna oranye, ungu dan hijau. Lalu, jika anda mengkombinasikan keenam warna tersebut, maka akan menghasilkan 12 warna tersier yang nantinya akan membentuk lingkaran 12 warna.

Jelas, masing-masing warna memiliki temperatur nya sendiri. Misalnya nih, warna merah lebih bertemperatur hangat. Kemudian, penggunaan warna biru terkesan akan lebih dingin.

2. Pelajari Warna Undertone

Kemudian, anda pun perlu mempelajari warna undertone yang tersembunyi di balik warna utama. Dengan mengetahui warna jenis ini, anda bisa lebih mudah menentukan kombinasi warna yang tepat untuk desain anda. Misalnya nih, kombinasi warna yang tepat untuk biru adalah abu-abu. Mengapa? Hal ini karena abu-abu memiliki warna undertone biru. Pada dasarnya, warna undertone juga berkaitan dengan temperatur pada warna.

3. Terapkan Psikologi Warna

Langkah selanjutnya adalah dengan memperhatikan psikologi warna yang haruslah sesuai dengan maksud desain anda. Sebelumnya, kami sudah pernah membahas terkait psikologi warna pada branding. Lagi-lagi, psikologi warna ini akan berkaitan dengan tujuan dan pesan yang ingin anda sampaikan melalui desain.

4. Jangan Abaikan Peraturan Dasar Diagram Warna

Karena diangram warna sangatlah penting, maka anda tidak boleh mengabaikannya. Jelas, kombinasi yang tepat seharusnya sesuai dengan shade-nya tersendiri. Misalnya nih, warna biru dongker akan sesuai jika bertemu dengan biru muda. Kombinasi keduanya akan menghasilkan warna monokromatik. Jika anda tertarik untuk menggunakan warna yang kontras, anda bisa mengkolaborasikan dua warna berseberangan yang ada di diagram.

5. Padukan Kesesuaian Warna dan Tulisan

Disini, anda perlu memperhatikan jika warna background desain tidak boleh menutupi font. Jelas, keduanya harus kontras agar tulisan bisa terbaca dengan jelas. Misalnya nih, anda sudah memilih warna background yang gelap. Maka untuk font bisa ditulis dengan warna yang lebih terang dengan font yang tebal.

6. Perhatikan Perubahan Warna

Perlu anda ketahui, warna yang anda pilih ternyata bisa berubah tergantung pada warna desain yang ada di sekitarnya. Misalnya, ketika anda memasukkan gambar segitiga dengan garis tipis berwarna kuning di atas background putih. Meski sama-sama berwarna kuning, garis tipis tersebut akan jauh lebih gelap dari yang nampak di gambar segitiga. Hal ini karena garis tersebut berada di tengah-tengah warna putih yang porsinya jauh lebih banyak ketimbang segitiga.

TUNGGU DULU…
Kenapa foto produk

Yuk Cek Faktanya!

90% keputusan pembelian secara online dilakukan setelah melihat tampilan foto produk

Foto produk yang bagus mampu meningkatkan harga jual produknya, meskipun produknya sederhana

Media paling ampuh untuk promosi dan memperkenalkan produk secara online

Foto produk yang berkualitas mampu meningkatkan penjualan sebesar 15%

Sebagai branding supaya bisnismu makin profesional

Sudah tau faktanya, yakin foto produkmu sudah maksimal?

Dibutuhkannya pengalaman yang cukup lama dalam mempelajari Desain Grafis dengan adanya internet sekarang cukup mudah dalam mempelajarinya. Namun diperlukan pengalaman dalam mengerjakan project-project Desain dari berbagai jenis seperti, Desain poster, flyer, logo, dan kemasan untuk menambahkan value yang baik dan pastinya dengan tips kombinasi warna yang cocok. Dengan menggunakan Jasa Desain Grafis seperti desainpromosi anda akan mampu membuat produk atau jasa anda lebih menarik. Jika anda ingin menggunakan jasa layanan jasa desain grafis anda bisa menghubungi kontak berikut.  

 

Yuk coba lihat contoh Foto Produk Berkualitas

Yuk cek portofolio kami

0 Komentar

Kirim Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *